Filosofi Lebah

Home / Filosofi Lebah

ANUGERAH YANG INDAH

KARAKTER LEBAH MADU vs MANUSIA BERKARAKTER

Perumpamaan orang baik dan bijak itu bagaikan lebah. Ia makan yang bersih, mengeluarkan sesuatu yang bersih, hinggap di tempat yang bersih dan tidak merusak atau membuat rugi (yang dihinggapinya). Menjadi manusia unggul dengan sifat-sifat itu membuatnya memiliki keistimewaan dibandingkan lainnya. Akan selalu membawa manfaat bagi siapapun, sehingga di mana pun dia berada, kemana pun dia pergi, apa yang dia lakukan, peran dan tugas apa pun yang dia emban. Kehidupan ini agar menjadi indah, menyenangkan, dan sejahtera membutuhkan manusia-manusia seperti itu. Menjadi apa pun, ia akan menjadi yang terbaik; apa pun peran dan fungsinya maka segala yang ia lakukan adalah hal-hal yang membuat orang lain, lingkungannya menjadi bahagia dan sejahtera. Manusia paling baik adalah yang paling banyak memberikan manfaat bagi manusia lain. Sifat-sifat yang baik itu antara lain terdapat pada lebah.

1.  Tidak pernah merusak. lebah tidak pernah merusak atau mematahkan ranting yang dia hinggapi. Setiap kali mencari madu dan pollen/ serbuk sari bunga, lebah tidak penah merusak mahkota bunganya. Membantu?? YES, lebah membantu proses penyerbukan. Sebagai manusia yang berkarater hendanya demikian tidak pernah melakukan perusakan dalam hal apa pun baik merusak diri sendiri karena kemarahan dan kekecewaan serta merusak hati orang lain. Bahkan dia selalu melakukan perbaikan-perbaikan terhadap yang dilakukan orang lain dengan cara-cara yang tepat. Yaitu menjadi teladan bagi orang-orang di sekitarnya.
   
2. Bekerja keras - Lebah adalah pekerja keras. Ketika muncul pertama kali dari biliknya (saat “menetas”), lebah pekerja membersihkan bilik sarangnya untuk telur baru dan setelah berumur tiga hari ia memberi makan larva, dengan membawakan royal jelly. Dan begitulah, hari-harinya penuh semangat berkarya dan beramal. Setiap hari setiap saat sampai akhir hidupnya lebah bekerja tanpa lelah bekerja dengan cara yang sangat luar biasa. Manusia yang berkarakter adalah manusia yang selalu bekerja keras, tidak mudah menyerah, berusaha yang terbaik untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Hidup hanya 1x lakukan dengan penuh terobosan.

3. Tidak pernah melukai kecuali kalau diganggu. Lebah adalah contoh hewan yang super proaktif. Dalam kehidupannya dia tidak pernah merasa menjadi korban dan tidak iri dengan yang lainnya. Mereka bekerja dengan sangat maksimal seperti yang sudah digariskan dalam kehidupan ini. Mereka tidak pernah menyerang kecuali merasa TERANCAM hidupnya. Dan untuk mempertahankan “kehormatan” umat lebah itu, mereka rela mati dengan melepas sengatnya di tubuh pihak yang diserang. Sikap seorang manusia yang berkarakter: musuh tidak dicari, dan rela berjuang membela kebenaran yang harus ditegakkan.

4. Hinggap di tempat yang bersih dan menyerap hanya yang bersih. Lebah hanya hinggap di tempat-tempat pilihan. Dia sangat jauh berbeda dengan lalat. Serangga yang terakhir amat mudah ditemui di tempat sampah, kotoran, dan tempat-tempat yang berbau busuk. Tapi lebah, ia hanya akan mendatangi bunga-bunga atau buah-buahan atau tempat-tempat bersih lainnya yang mengandung bahan madu atau nektar. Sifat manusia yang berkarakter adalah mengikuti langkah2 yang diajarkan oleh agama. Menjauhi larangan, hal-hal yang mencelakankan dan taat pada ajaran kebenaran. Manusia berkarakter tidak akan melakukan korupsi, pencurian, penyalahgunaan wewenang, manipulasi, penipuan, dan dusta.  

5. Mengeluarkan yang bersih. Siapa yang tidak kenal madu lebah. Semuanya tahu bahwa madu mempunyai khasiat untuk kesehatan manusia. Tapi dari organ tubuh manakah keluarnya madu itu? Itulah salah satu keistimewaan lebah. Lebah madu super produktif dengan kebaikan. Dari organ tubuh yang pada binatang lain hanya melahirkan sesuatu yang menjijikan dan biasanya tidak berguna. Belakangan, ditemukan pula produk lebah selain madu yang juga diyakini mempunyai khasiat tertentu untuk kesehatan: liurnya yang dikenal dengan istilah Propolis. Berbagai produksi lebah telah terbukti dengan banyaknya orang-orang yang terbantu www.miraclealwayshappens.blogspot.com. Pikiran, perkataan dan perbuatan manusia yang berkarakter adalah jauh dari kesia-siaan. Isinya adalah kebermaknaan, kebaikan dan kebajikan. Hatinya jauh dari prasangka buruk, iri, dengki; lidahnya tidak mengeluarkan kata-kata kecuali yang baik. Perilakunya tidak menyengsarakan orang lain melainkan justru membahagiakan.

6. Bekerja secara bersama-sama (TEAMWORK) dan tunduk pada satu pimpinan. Lebah selalu hidup dalam koloni besar, tidak pernah menyendiri. Mereka pun bekerja secara kolektif, dan masing-masing mempunyai tugas sendiri-sendiri. Ketika mereka mendapatkan sumber sari madu, mereka akan memanggil teman-temannya untuk menghisapnya. Demikian pula ketika ada bahaya, seekor lebah akan mengeluarkan feromon (suatu zat kimia yang dikeluarkan oleh binatang tertentu untuk memberi isyarat tertentu) untuk mengudang teman-temannya agar membantu dirinya. Manusia yang berkarakter adalah manusia yang mampu bekerjasama dengan manusia lain untuk menghasilkan sesuatu yang besar. Bersama-sama menghadapi ancaman yang akan memusnahkan kebaikan di muka bumi ini. Berjuang bersama-sama untuk mempersembahkan kebaikan-kebaikan bagi kehidupan ini.

                   
Jadikan setiap KEADAAN atau ORANG sebagai GURU, Setiap TEMPAT adalah sekolah, Setiap WAKTU adalah JAM PELAJARAN. Selamat Belajar setiap saat dan Semoga semakin hari semakin bijaksana menambah kesadaran diri untuk selalu berdamai dengan diri sendiri.

GO BREAKTHROUGH

Learn More

If you can think of anything we missed, let us know by sending your mail to :
careonline@breakthrough-generation.com
or
superb.breakthrough@gmail.com